Rute Favorit Naik Motor Keliling Bali: Canggu, Seminyak, dan Sekitarnya

Naik motor masih jadi cara paling praktis buat keliling Bali, apalagi kalau jadwal liburan padat dan males kena macet mobil. Ini beberapa rute yang paling sering dilewati penyewa motor kami, dari yang santai buat pemanasan sampai yang lebih menantang kalau sudah pede di jalan Bali.
1. Canggu – Seminyak lewat jalur pantai
Jalannya relatif lurus dan datar, cocok buat pemanasan sebelum masuk jalan yang lebih ramai. Macetnya biasanya sore menjelang sunset, jadi kalau mau santai, berangkat pagi atau siang lebih enak. Waktu tempuh sekitar 20-25 menit di jam normal, tapi pas sore bisa molor sampai hampir 1 jam.
2. Seminyak – Kuta – Legian
Lanjutan dari jalur pantai di atas, tapi lampu merah dan penyeberangan lebih banyak. Area ini juga yang paling sering jadi titik antar motor ke hotel/villa, jadi enak dihafal duluan sebelum booking. Di sekitar sini ada 'Pantai Double Six' yang enak buat lihat sunset, plus banyak spot surfing dan resto di sepanjang jalan kalau mau mampir dulu.
3. Denpasar – Sanur
Kalau mau lewat jalan yang lebih "lokal", bukan cuma turis, rute ini menyusuri sisi timur menuju Sanur yang lebih santai. Alternatif bagus kalau capek muter-muter di Canggu-Seminyak-Kuta terus. Bisa pilih lewat ring road muter Denpasar biar cepat, atau potong lewat tengah kota kalau penasaran lihat suasana Denpasar yang ramai sehari-hari.
4. Tanjakan Uluwatu
Buat trip yang lebih jauh, jalan naik ke Uluwatu ada beberapa tikungan tajam dan lebih banyak bus wisata dekat area pura. Bukan rute pertama yang ideal kalau baru pertama kali naik motor matic, tapi aman-aman saja kalau sudah biasa dengan lalu lintas Bali. Berangkat pagi biar tidak kepanasan dan tidak ketemu rombongan wisata. Di sepanjang rute ini banyak pantai tersembunyi, pura-pura kecil, dan kedai kopi yang worth buat mampir.
5. Jalan kecil Kerobokan
Kalau mau lihat sisi Bali yang lebih tenang: warung-warung kecil, sawah di sela perumahan, klakson yang lebih jarang (walau tetap ada). Jalannya lebih sempit dan penerangan lebih minim malam hari, jadi lebih nyaman dilewati siang. Pas jam sibuk kadang ada polisi yang bantu atur lalu lintas di sini, jadi tetap pakai helm dan ikuti aturan biar perjalanan lancar.
Pertanyaan yang sering diajukan
Perlu isi bensin dulu sebelum berangkat?
Kalau mau perjalanan jauh, isi bensin dulu ya. SPBU Pertamina gampang ditemukan di jalan utama, tapi makin jarang begitu masuk ke jalan-jalan kecil.
Lalu lintas di Bali beda banget ya sama di kota lain?
Lumayan beda. Motor sering nyelip di antara mobil, klakson dipakai terus-terusan sebagai tanda "aku di sini" bukan tanda marah, dan arus lalu lintasnya di sebelah kiri.
Kalau hujan gimana?
Kemungkinan besar bakal hujan, apalagi di luar musim kemarau. Hujan sore biasanya datang cepat tanpa banyak tanda-tanda, jadi jas hujan bukan barang tambahan, itu perlengkapan wajib.
Setiap motor dari LH Bali sudah termasuk helm dan jas hujan, dan bisa diantar ke area Denpasar, Kuta, Legian, Seminyak, Kerobokan, Canggu, dan Bandara Ngurah Rai, jadi mau mulai rute dari mana saja, motornya bisa menyusul ke lokasi Anda.
Mau atur rute sendiri? Chat WhatsApp dan kami bantu pilihkan motor yang pas.
Siap sewa motor di Bali?
Helm dan jas hujan termasuk, surat lengkap, dan kami balas cepat via WhatsApp.
Chat WhatsApp